Tuesday, July 23, 2019

Mau Jadi Pengusaha? INILAH Tantangan Utama Pengusaha

Seperti ungkapan terkenal, "Awal yang baik adalah setengah dari pertarungan", sangat penting bagi wirausahawan untuk memulai petualangan paling menggembirakan dalam hidupnya dengan tambalan awal yang positif. Langkah pertama sebagai permulaan pasti menyalakan api gairah dalam diri Anda.

Api yang tidak pernah tenang - Gairah
"Ketika Anda percaya pada sesuatu, kekuatan keyakinan Anda akan memicu minat orang lain dan memotivasi mereka untuk membantu Anda mencapai tujuan Anda. Ini penting untuk kesuksesan." - Richard Branson
Perbedaan utama yang membedakan pengusaha sukses dan tidak berhasil pastinya adalah GAIRAH. Ini adalah nyala api batin yang membangunkan wirausaha setiap pagi dengan tujuan menjadikan bisnis mereka lebih baik dan lebih baik. Gairah adalah keyakinan inti yang membuat seseorang terus maju.

Sukses tidak datang dalam semalam; butuh bertahun-tahun untuk membangun bisnis. Ketekunan dan kegigihan adalah apa yang diperlukan untuk menjalankan tugas yang berkepanjangan di dunia bisnis yang dinamis. Sebenarnya, keduanya adalah bagian tak terpisahkan bersama dengan hasrat. Jika seseorang memiliki gairah tentang apa yang dia lakukan, dia pasti akan memiliki kesabaran untuk melewati pasang surut. Tanpa hasrat, godaan untuk menyerah pada tanda-tanda tantangan pertama cukup tinggi.

Gairah dalam arah yang benar akan membuat hidup menjadi mudah. Dikatakan bahwa saat keadaan menjadi sulit, hal yang sulit akan terjadi. Berjuang dengan batin negatif adalah keharusan sebelum bertarung dengan dunia luar. Oleh karena itu, perlu untuk mengoptimalkan pemikiran ke arah yang benar.

Mau Jadi Pengusaha? INILAH Tantangan Utama Pengusaha
img by pexels.com

3 Cara Pengusaha Luar Biasa Mengoptimalkan Pemikiran Mereka

Secara tradisional, para pengusaha memiliki sikap "Ya, saya bisa!" Ketika orang lain mengatakan "Tidak, saya tidak bisa". Kemampuan untuk mencari peluang dalam setiap situasi yang mungkin membedakan mereka dari yang lain. Mengoptimalkan pemikiran mengacu pada pengembangan sikap positif terhadap situasi yang dilemparkan.

Namun, ini membutuhkan ketekunan. Kemampuan untuk mencari solusi untuk masalah yang kompleks dan memperbaikinya adalah apa yang memisahkan pemenang dan yang kalah.

Dimungkinkan untuk mengubah otak untuk mencari yang positif dan bukan yang negatif. Namun, tugas tersebut membutuhkan upaya yang sangat besar dari para pencari.

3 langkah di mana seseorang dapat memulai adalah:

1) Mengukur dan Mengelola:
diukur; diperbaiki. Oleh karena itu langkah pertama di jalan adalah untuk memperhitungkan dua hal -

A) Situasi yang menyebabkan ketakutan, kegelisahan atau kegelisahan;
B) Kata pertama yang menyentuh pikiran dalam situasi tegang.
Ini adalah proses kognitif murni yang berhubungan dengan pengukuran rasa takut yang dimiliki seseorang dalam menghadapi situasi tertentu.

2) Visualisasikan kesuksesan:
Balikkan negatif di kepalanya. Setelah mengidentifikasi situasi keresahan dan mengukur stres, pikirkan diri Anda berada di kursi panas dalam situasi khusus itu. Memulai pembangunan kembali secara mental. Jika seseorang bisa membayangkan yang negatif, dia pasti bisa membayangkan yang positif. Mulailah mengubah pikiran dari "Saya tidak pandai dalam hal ini" menjadi "Saya sudah mengerti"; atau bahkan lebih baik "Aku akan mengguncang ini!"

3) Menetapkan Totalukur:
Mulailah menetapkan sasaran kecil untuk diri Anda sendiri untuk mengukur kemajuan. Jadikan tujuan untuk memperhatikan. Ulangi prosedur 'Ukur-Visualisasikan-Tetapkan' beberapa kali hingga situasi tegang tidak membuat Anda takut seperti biasanya.

Bagaimana Anda berpikir menentukan bagaimana perasaan Anda, dan akhirnya bagaimana Anda melakukan. Mempengaruhi intuisi Anda sendiri untuk mengalahkan kesulitan yang tak terhindarkan dan Anda akan berada dalam perjalanan untuk menciptakan kisah sukses berikutnya.

Pemikiran yang dirancang ulang ini akan memungkinkan untuk membuka pintu ide-ide inovatif baru untuk bisnis baru.

Bagaimana cara menganalisis ide bisnis
Batu loncatan untuk usaha yang sukses adalah pilar-ide bisnisnya. Ini adalah keyakinan untuk mengubah ide cemerlang menjadi bisnis yang mendorong sebagian besar wirausahawan di jalan untuk menjadikannya besar. Gagasan bisnis ini sendiri merupakan dasar untuk membangun seluruh kerajaan suatu organisasi. Dibutuhkan pilar ini untuk menjadi cukup kuat untuk menahan seluruh kekaisaran. Jadi, pertanyaan besarnya adalah bagaimana Anda memeriksa keberlanjutan ide bisnis Anda?

Investor adalah mentor ide bisnis. Uang membuat orang tersebut menolak risiko. Investor berinvestasi dalam bisnis akan membuatnya sedikit skeptis. Oleh karena itu, disarankan untuk mencari mentor yang bukan investor. Seorang mentor dengan pandangan yang tidak bias terhadap ide bisnis adalah perintis yang sempurna untuk organisasi. Ketajaman mentor akan menjadi aset yang bagus untuk menganalisis keberlanjutan jangka panjang ide tersebut.

Ada banyak evaluasi diri yang terlibat juga untuk mendapatkan penerapan ide bisnis. Pertanyaan yang akan ditanyakan adalah "Apakah itu menyelesaikan masalah?", "Apakah orang akan membayar untuk itu?", "Apakah ada ceruk pasar yang cukup besar?", "Apakah tujuannya realistis?".

Namun, idenya hanyalah kuda, tetapi tekad dan upaya adalah joki sebenarnya dari ras. Tidak masalah jika kudanya tercepat di dunia, jika joki tidak cukup kompeten, balapan tidak akan pernah dimenangkan.

Artikel Terkait

Mau Jadi Pengusaha? INILAH Tantangan Utama Pengusaha
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email