Monday, July 29, 2019

3 Alasan untuk Menghidupkan Pemasaran Anda dengan Konten Visual

Seperti pepatah lama, "Sebuah gambar bernilai ribuan kata." Pada kenyataannya, konten visual seperti foto, gambar, dan video jauh lebih berharga dalam skema besar strategi pemasaran digital Anda. Apakah Anda percaya bahwa Anda lebih mengingat apa yang Anda pelajari secara visual daripada apa yang Anda baca di layar atau di buku? Bahkan, penelitian telah menunjukkan bahwa orang mengingat hampir 65 persen konten visual yang mereka lihat hampir tiga hari kemudian; sedangkan, mereka hanya menyimpan sekitar 10 persen dari konten tertulis dalam jumlah waktu yang sama.

Tentu saja, tak perlu dikatakan bahwa konten tertulis sangat penting untuk program pemasaran Anda. Campuran konten dan visual tertulis yang bijaksana akan membantu bisnis Anda muncul lebih online, menarik perhatian calon pelanggan, dan meyakinkan dan mengubahnya menjadi pelanggan yang membayar. Misalnya, di Facebook, gambar menerima tingkat keterlibatan 37 persen lebih tinggi daripada posting dengan teks saja. Masih belum percaya? 

3 Alasan untuk Menghidupkan Pemasaran Anda dengan Konten Visual
img by pexels.com

Berikut adalah 3 alasan untuk menghidupkan pemasaran Anda dengan konten visual.

1. Kita Menerjemahkan Konten Visual dengan Cepat
Kita adalah makhluk visual! Manusia merespons dan memproses data visual lebih baik daripada jenis data lainnya. Faktanya, otak manusia memproses konten visual 60.000 kali lebih cepat daripada teks. Itu berarti bahwa gambar sebenarnya bernilai 60.000 kata! Terlebih lagi, 90 persen informasi yang dikirimkan ke otak bersifat visual. Kita mengamati, mempelajari, memproses, dan memutuskan dengan informasi visual.

Jika Anda mencoba menyampaikan pesan ke prospek, prospek, dan pelanggan saat ini, maka konten visual akan "berbicara kepada mereka" dengan cara yang efisien dan efektif.

2. Konten Visual Tinggal di Memori Jangka Panjang
Jika ingin calon pelanggan Anda menggali dan mempertahankan pesan Anda, maka Anda harus bermain ke memori jangka panjang mereka. Cara untuk memastikan bahwa mereka menyimpan informasi dalam memori jangka panjang mereka adalah memasangkan konten pemasaran Anda dengan gambar yang bermakna. 

Penelitian telah menemukan bahwa taktik ini meningkatkan daya ingat lebih baik daripada ketika bisnis hanya menggunakan audio atau teks dalam pemasarannya. Visual bekerja karena mereka membantu orang masuk akal dari konten dan mengarahkan perhatian mereka, meningkatkan kemungkinan audiens akan mengingat pesan yang Anda maksudkan.

Menurut Dr. Lynell Burmark, seorang ahli literasi visual, "... Kecuali jika kata-kata, konsep, ide kita terhubung ke sebuah gambar, mereka akan masuk satu telinga, berlayar melalui otak, dan keluar telinga yang lain. Kata-kata diproses oleh memori jangka pendek di mana kita hanya dapat menyimpan sekitar tujuh bit informasi. " Burmark kemudian menyatakan bahwa, "Gambar, di sisi lain, langsung masuk ke memori jangka panjang di mana mereka terukir tak terhapuskan."

Intinya, jika Anda ingin prospek, prospek, dan pelanggan Anda mengingat apa yang Anda katakan, maka Anda perlu memanfaatkan kekuatan konten visual.

3. Konten Visual Dapat Memicu Emosi
Emosi bukan hanya untuk hubungan pribadi. Berhubungan dengan pelanggan Anda pada tingkat emosional menembus kebisingan dan mengembangkan kesetiaan merek sejati (dan mengulangi bisnis) yang Anda dambakan. Karena visual diproses dengan begitu cepat, mereka menyebabkan reaksi yang lebih cepat dan lebih kuat daripada kata-kata. Visual membantu audiens Anda terlibat dengan konten, dan reaksi emosional yang ditimbulkan visual Anda mengarah ke tingkat penyimpanan informasi yang lebih tinggi.

Visual ini membangkitkan emosi karena memori visual dikodekan dalam lobus temporal medial otak, yang merupakan tempat yang sama di mana emosi diproses. Otak diatur sedemikian rupa sehingga konten visual dan respons emosional selanjutnya mudah dihubungkan, bersama-sama membentuk ingatan.

Sekarang Anda memiliki ide yang lebih baik mengapa konten visual sangat penting untuk pemasaran Anda, langkah selanjutnya adalah memasukkannya ke dalam strategi pemasaran keseluruhan Anda. Mulailah dengan mengambil beberapa foto dan video di ponsel cerdas Anda dan menambahkannya ke situs web Anda, kampanye pemasaran email atau media sosial. Semakin banyak foto "nyata" dan "asli", semakin kuat koneksi dengan audiens Anda.

Artikel Terkait

3 Alasan untuk Menghidupkan Pemasaran Anda dengan Konten Visual
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email