Tuesday, July 23, 2019

Menggunakan Instagram untuk Mempromosikan Bisnis Anda? Hindari 8 Kesalahan Umum Ini

Sebuah gambar bernilai ribuan kata, dan melalui foto Instagram telah merevolusi cara merek berinteraksi dengan konsumen. Dengan antarmuka yang sederhana dan 1 miliar pengguna aktif bulanan, aplikasi berbagi foto ini harus berada di bagian atas daftar Anda untuk menjangkau pelanggan.

Jika Anda belum memanfaatkan Instagram dalam pemasaran perusahaan Anda, ada beberapa hal yang harus dihindari agar Anda berhasil. Berikut ini adalah daftar kesalahan umum yang dilakukan perusahaan dengan Instagram.

1. Kurangnya rencana
Langkah pertama Anda harus memutuskan mengapa Anda menggunakan Instagram. Apakah itu untuk menciptakan kesadaran merek, berinteraksi dengan konsumen Anda, atau untuk memamerkan produk atau layanan Anda, ingat satu hal: konten yang Anda bagikan harus menambah nilai pada umpan pelanggan Anda dan bukan mengirimkannya melalui spam. 

Bagikan apa yang sedang dilakukan perusahaan Anda, baik melalui foto atau video, dan rencanakan apa yang akan Anda unggah. Orang-orang tidak menyukai konten acak, dan profil yang ceroboh dapat membuat merek Anda berada dalam posisi yang buruk.

2. Konten yang buruk
Kebanyakan orang akan menelusuri feed Instagram mereka dan berhenti hanya ketika mereka menemukan sesuatu yang berbeda. Jadi, ketika setiap perusahaan berusaha membangun mereknya di media sosial, bagaimana Anda bisa membuat pesan Anda menonjol? Jawabannya adalah dengan menyediakan konten berkualitas. Rancang konten Anda sedemikian rupa sehingga pengguna akan berhenti untuk terlibat dengan posting Anda daripada gulir ke bawah. Juga bagikan foto dan video resolusi tinggi yang akan membuat bisnis Anda percaya pada kualitas.

Menggunakan Instagram untuk Mempromosikan Bisnis Anda? Hindari 8 Kesalahan Umum Ini
img by tofros.com

3. Tidak konsisten
Konsistensi adalah kuncinya. Karena itu, mungkin ada saat-saat ketika Anda akan kelebihan beban dengan pekerjaan lain, tetapi itu tidak berarti Anda tidak boleh memposting sesuatu yang baru di akun Anda. Penting untuk tetap berada di mata pelanggan Anda, dan ini tidak berarti mengirim spam ke feed mereka hanya dengan konten apa pun. 

Setelah Anda diperhatikan oleh audiens target Anda, sangat penting untuk mempertahankan kehadiran yang konsisten dalam umpan Instagram mereka. Umpan terencana yang diposkan secara teratur pasti memberi Anda pengembalian yang baik pada saat Anda berinvestasi.

4. Tidak menggunakan potensi penuh dari tagar
Tagar dapat mengganggu, tetapi itu tidak berarti mereka tidak berguna. Jika Anda hampir tidak menggunakan tagar, atau mungkin tidak menggunakannya sama sekali, saatnya untuk mulai menggunakan tag yang relevan yang akan meningkatkan keterlibatan posting Anda. 

Buat tagar yang mewakili merek Anda, dan gunakan juga tag populer yang dapat membantu Anda ketahuan. Semakin banyak tagar yang Anda gunakan, semakin banyak suka dan komentar yang akan Anda terima di pos Anda. Anda dapat menggunakan hingga 30 tagar di Instagram, jadi mulailah menggunakan tagar yang tepat dan lihat bagaimana peningkatan keterlibatan Anda.

5. Membeli suka dan pengikut
Anda dapat membeli pengikut Instagram, tetapi ini bukan cara yang disukai untuk menambah jumlah Anda. Banyak dari "pengikut" ini adalah akun palsu, dan baru-baru ini Instagram telah mengejar dan menghapus beberapa akun seperti itu. Tujuan Anda adalah untuk meningkatkan jangkauan organik Anda, dan cara terbaik untuk mendapatkan pengikut baru adalah memposting konten berkualitas secara konsisten dan secara aktif terlibat dengan pelanggan Anda.

6. Kegagalan untuk menggunakan pengikut dengan cara yang benar
Pengikut Anda adalah duta merek Anda. Tetapi banyak bisnis gagal untuk menyadari hal ini dan kehilangan mendapatkan pengikut baru melalui yang sudah ada. Manfaatkan pengikut setia Anda dengan meminta mereka untuk menggunakan tagar bermerek Anda atau membagikan konten Anda. Melakukan hal itu akan membantu Anda menjangkau teman-teman pelanggan Anda, sehingga menghasilkan peningkatan jumlah pengikut secara organik.

7. Memposting terlalu banyak barang promosi
Tempatkan diri Anda pada posisi pelanggan Anda dan lihat apakah Anda hanya ingin menerima posting promosi penjualan iklan atau diskon di feed Instagram Anda. Meskipun promosi penting untuk bisnis Anda, ada cara yang lebih baik untuk terhubung dengan audiens target Anda. Bagikan foto-foto budaya kerja kantor Anda, atau tunjukkan kepada pelanggan berapa banyak upaya yang dilakukan untuk merancang produk Anda. Anda bahkan dapat menyoroti berbagai cara bisnis Anda memberikan kembali kepada komunitas. Berbagi jenis foto dan video ini pasti akan membuat perusahaan Anda berada dalam cahaya positif.

8. Tidak terlibat dengan pelanggan
Pelanggan membutuhkan platform untuk terlibat dengan merek Anda, jadi ketika mereka meluangkan waktu untuk menjangkau Anda, jangan melarikan diri. Banyak perusahaan membuat kesalahan dengan tidak mengikuti pengikut mereka atau membalas komentar mereka atau melihat menyebutkan mereka. 

Berinteraksi aktif dengan pelanggan Anda akan membantu Anda mendapatkan kepercayaan mereka terhadap merek Anda, yang pada gilirannya dapat memberi Anda publisitas tidak langsung melalui mulut ke mulut. Ikuti juga pelanggan Anda untuk mengetahui jenis konten yang mereka sukai dan bagikan sehingga Anda dapat memodifikasi posting Anda sesuai dengan itu.

Artikel Terkait

Menggunakan Instagram untuk Mempromosikan Bisnis Anda? Hindari 8 Kesalahan Umum Ini
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email