Tuesday, July 30, 2019

4 Rahasia Sukses sebagai Mompreneur

Menjadi ibu yang bekerja seperti memiliki dua pekerjaan penuh waktu. Tetapi menjadi seorang mompreneur adalah pekerjaan yang sangat bermanfaat dan benar-benar dapat dilakukan ketika Anda menguasai 4 rahasia sukses ini.

Memulai bisnis Anda sendiri tidak mudah. Dibutuhkan semua waktu, energi, dedikasi, dan uang Anda - dan demikian pula menjadi seorang ibu. Walaupun berusaha menjadi wirausaha dan ibu sepertinya adalah resep untuk hari-hari yang membuat stres dan malam-malam tanpa tidur, para ibu di seluruh dunia melakukannya dengan sukses setiap hari.

Hampir 47% pekerja Indonesia adalah wanita, dengan 75% dari mereka bekerja penuh waktu, dan wanita memiliki hampir 10 juta bisnis saat ini.

Jadi bagaimana mereka melakukannya? Bagaimana mompreneur berkembang dalam menyeimbangkan kehidupan ibu dan kehidupan bisnis? Ternyata ada 4 rahasia untuk menyeimbangkan pekerjaan dengan kehidupan keluarga.

1. Tenaga Kerja Anda Harus Mulai & Berakhir dengan Gairah.
Ibu yang bekerja dengan penuh semangat di dalam dan di luar rumah. Terkadang ibu tidak memilih untuk bekerja. Mereka dipaksa untuk memulai bisnis mereka sendiri karena suami mereka di-PHK, mereka bercerai atau seorang anak sakit dan biaya perawatan cepat menumpuk. Yang lain memulai bisnis karena mereka memiliki hasrat terhadap produk atau layanan dan mereka melihat kebutuhan industri yang dapat mereka penuhi. Dalam kasus pertama, para ibu bekerja dengan penuh semangat karena cinta yang mendalam kepada keluarga mereka dan perlu mendukung mereka, dan yang terakhir, mereka bersemangat tentang produk atau layanan yang telah mereka ciptakan dan ingin makmur.
4 Rahasia Sukses sebagai Mompreneur
img by pexels.com
2. Dengarkan & Tiru Mompreneur Sukses Lainnya.
Kebanyakan ibu tidak secara buta memulai bisnis. Mereka berbicara dengan mompreneur yang mereka tahu untuk bertanya dan mendapatkan saran. Mereka mencari online untuk kisah sukses dan tips dari mereka yang telah berhasil dan gagal memulai bisnis mereka sendiri (seperti yang Anda lakukan sekarang dengan membaca artikel ini).

Anda mungkin berpikir, "Siapa yang butuh orang lain? Saya punya nyali dan selalu benar." Dan ya, baik untuk mendengarkan naluri Anda saat menjalankan bisnis, tetapi dengan berbicara dan mendengarkan orang lain yang ada di sepatu Anda, Anda dapat memantulkan ide darinya dan membuka mata Anda untuk wawasan dan skenario Anda tidak akan pernah memikirkannya sendiri. Kesuksesan meninggalkan petunjuk. Anda tidak perlu memikirkan semuanya sendiri. Temukan seorang mompreneur yang Anda hormati dan kagumi serta contohkan diri Anda setelahnya.

3. Kenali & Jalani Prioritas Anda.
Sebelum memulai bisnis, buat daftar prioritas profesional dan pribadi. Alih-alih memiliki daftar panjang yang harus dilakukan setiap hari untuk kehidupan di rumah dan bekerja, tetapkan dan rangking prioritas Anda. Gangguan terus-menerus tidak akan memungkinkan Anda menjadi produktif atau efektif sebagai ibu atau pemilik bisnis. Dengan mengetahui prioritas Anda, Anda akan meningkatkan fokus Anda, menjaga kewarasan Anda, memberikan semua yang Anda miliki untuk setiap peran dan dapat mengurangi rasa bersalah ibu.

Awalnya memang susah sambil membesarkan anak-anak. Awalnya sulit berusaha menyeimbangkan menjadi seorang ibu dan pemilik bisnis yang sukses.

Akan tetapi pada akhirnya nanti sebagai seorang ibu anda bisa menjadi yang terbaik dalam memprioritaskan hal-hal. Jadi seperti membuat beberapa tujuan. Membuat daftar dan memprioritaskan hal-hal apa dan akan menjadikan saya yang paling bahagia dalam hidup saya, sekarang dan jangka panjang. 

4. Di Atas Semua Lainnya, Lakukan Apa yang Berhasil untuk ANDA!
Tidak ada yang sama. Rencana pasti untuk sukses yang bekerja untuk satu mompreneur mungkin tidak bekerja untuk Anda. Anda harus menemukan apa yang cocok untuk Anda dan keluarga Anda, yang mungkin datang melalui beberapa trial and error, tetapi begitu Anda menemukan sweet spot itu, lakukan untuk itu dengan kecepatan penuh.

Misalnya, ketika pertama kali memulai bisnisnya, anda bisa bersama anak-anak sepanjang hari dan kemudian mendedikasikan dirinya pada bisnisnya begitu mereka tidur. Kalau kira-kira kebutuhan anak menjadi kurang terpenuhi, bisa saja mempekerjakan pengasuh paruh waktu, dan ketika bisnisnya tumbuh, dapat menyewa bantuan penuh waktu. Semakin lama anda bisa menetapkan jam kerja yang jelas dan bersama keluarganya ketika seharusnya bersama keluarganya, yang berarti bangun sebelum anak-anaknya melakukannya, menjadwalkan jam siang hari di sekitar kegiatan dan kebutuhan anak-anaknya, lalu menyempatkan beberapa jam kerja setelah anak-anak. sedang di tempat tidur.

Apa yang berhasil bagi Anda dapat berubah seiring bisnis dan keluarga Anda tumbuh. Tetapi yang penting adalah bahwa cara Anda melakukan sesuatu membuat anak-anak Anda tahu bahwa Anda mencintai mereka, membuat bisnis Anda tetap berjalan dan membuat Anda bahagia.

Menjadi ibu yang bekerja seperti memiliki dua pekerjaan penuh waktu. Tapi seperti semua setuju, mompreneur adalah gelar yang sangat berharga untuk dimiliki dan itu benar-benar dapat dilakukan ketika Anda memiliki rencana untuk menjadi sukses dalam kehidupan ibu dan bisnis.

Artikel Terkait

4 Rahasia Sukses sebagai Mompreneur
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email